Kabar Kantor Wilayah

Indeks Berita Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI

Featured

PANJATKAN PUJI SYUKUR KEPADA TUHAN DI AWAL TAHUN 2025, PERSEKUTUAN OIKUMENE KANWIL KEMENKUM, KEMENHAM, KEMENIMIPAS PAPUA GELAR IBADAH BERSAMA

WhatsApp_Image_2025-01-10_at_14.56.34.jpeg

Jayapura - Persekutuan Oikumene Umat Kristiani Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Papua menggelar Ibadah Bersama di Aula Kanwil Kemenkumham Papua, Jumat (11/01/25) Siang.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas berkat dan penyertaan yang telah dilimpahkan oleh Tuhan Yesus Kristus ditengah-tengah kehidupan umat-Nya sepanjang hari lepas hari.

Ibadah bersama tersebut, dipimpin oleh Pdt. Ev. James Batlayar S.Th dan diikuti oleh pegawai Nasrani Kanwil Kemenkum, Kemenham, Kemenimipas Papua dan UPT Pemasyarakatan dan Imigrasi se - Kota Jayapura.

Renungan pembacaan Firman Tuhan kali ini terambil di dalam Kitab Perjanjian Lama, 1 Raja Raja 17: 7-24 dengan perikop " Elia Dan Janda Di Sarfat ".

Dalam khotbahnya, Pdt.Ev. James Batlayar mengatakan bahwa kehidupan persekutuan merupakan sesuatu yang penting, dimana dalam kehidupan kekristenan kita selain bersekutu dengan Firman itu sendiri.

Perlu di ketahui Ketika kekeringan di tanah Israel semakin menghebat, maka sungai Kerit pun menjadi kering. Namun pertanyaannya, mengapa Tuhan tidak membuat sungai Kerit tetap berair dan tetap memakai burung gagak untuk memelihara hidup nabi Elia, Bukankah pemikiran ini sering menjadi pemikiran umum, bahwa: jika di tepi sungai Kerit, Tuhan sudah memelihara, mengapa tidak di tempat itu saja, nabi Elia berada.

Tentu jalan Tuhan bukan jalan kita. Pikiran Tuhan bukanlah pikiran kita. Tuhan memiliki tujuan dan rencana sesuai kehendak-Nya. Keinginan kita adalah kenyamanan hidup kita, sehingga apabila terjadi perubahan hidup, kita tidak mau melihatnya dari maksud dan kehendak Tuhan. Nabi Elia tidak demikian. Ia pergi ke Sarfat, karena Tuhan mempunyai tujuan.

WhatsApp_Image_2025-01-10_at_14.56.09.jpeg

Apa tujuan- Nya, Tuhan berkehendak agar Elia menjumpai seorang janda di Sarfat. Mengapa harus janda di Sarfat, di wilayah Sidon, dan bukan seorang janda di wilayah Israel. Sekali lagi, maksud dan kehendak Tuhan melampaui apa yang kita pikiran. Yang kita tahu dari narasi ini adalah, sebagai hamba Tuhan, nabi Elia taat melakukan perintah Tuhan. Ia tidak berbantah, tetapi segera mengerjakannya." Jelas Pdt Ev. James Batlayar

Pdt Ev. James Batlayar juga memberi perumpamaan tentang Simon adalah nelayan yang sehari-hari mencari ikan. Tentunya dia paham, pada jam berapa dan di lokasi mana jala harus ditebar agar mendapat ikan. Ketika itu Yesus adalah Guru keliling yang memiliki keterampilan sebagai tukang kayu. Kisah ini menarik karena seorang tukang kayu menasihati nelayan tentang cara menangkap ikan. Dan ternyata si nelayan percaya dan menurutinya sebagaimana tertulis bahwa Yesus menyarankan Simon agar bertolak ke tempat yang dalam untuk menebarkan jala disitu (Luk. 5.4).

Kalau dipikir-pikir, perkataan Yesus bukan sebuah tips luar biasa yang tak terpikirkan sebelumnya oleh Simon. Logikanya, nelayan lebih paham tentang tempat di mana jala harus ditebarkan, namun melalui peristiwa ini kita perlu meneladani kerendahan hati Simon untuk taat atau menuruti perkataan Yesus dibandingkan dengan mengandalkan pengetahuan, pengalaman dan keahliannya sebagai nelayan.

Pernahkan dalam hidup kita merasakan Tuhan “memanggil” kita, Ketika hidup kita berjalan mulus, dan sesuai dengan yang kita rencanakan atau idamkan, kita berada di dalam zona kenyamanan, dan tiba-tiba Tuhan memanggil kita untuk mengikuti Dia, apakah respon kita, Apakah kita pegang erat-erat apa yang kita punya (hati kita, waktu, ego, dll) atau kah kita segera meninggalkan apa yang kita pegang erat-erat dan dengan sepenuh hati mengikut Dia. " Ucap Pdt Ev. James Batlayar

Menutup khotbahnya, beliau mengajak Pegawai Nasrani di Lingkungan Kanwil Kemenkum, Kemenham, Kemenimipas Papua untuk selalu libatkan Tuhan di dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Papua , Anthonius M Ayorbaba dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pdt.Ev.James Batlayar yang telah memimpin jalannya ibadah.

Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada pegawai Nasrani dilingkungan Kanwil yang telah turut mengambil bagian mengikuti ibadah tersebut dengan baik dari awal hingga akhir.

Melalui ibadah ini, kiranya dapat membentuk dan meningkatkan iman, mental dan karakter pegawai Nasrani dilingkungan Kanwil Kemenkum, Kemenham, Kemenimipas Papua sehingga berdampak pada kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini juga, turut dilaksanakan pembubaran Panitia natal Oikumene Tahun 2024, Turut hadir dalam ibadah tersebut seluruh pejabat Pimti Pratama, Pejabat Administrator, Pengawas di lingkungan Kemenkum, Kemenham, Kemenimipas. (Humas Kemenkum Papua)

logo besar kuning
 
KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM
PROVINSI PAPUA
PikPng.com school icon png 2780725   Jl. Raya Abepura No.37 Jayapura
PikPng.com phone icon png 604605   Telp. (0967)586147 
PikPng.com email png 581646   Email Kehumasan
    kanwilpapua@kemenkum.go.id
PikPng.com email png 581646   Email Pengaduan
    papuapengaduan2022@gmail.com

 

facebook kemenkumham   twitter kemenkumham   instagram kemenkumham   linked in kemenkumham   Youtube kemenkumham   rss kemenkumham
logo besar kuning
 
KANWIL KEMENKUM
PROVINSI PAPUA


  twitter kemenkumham   instagram kemenkumham   Youtube kemenkumham   rss kemenkumham

  Jl. Raya Abepura No.37 Jayapura
PikPng.com phone icon png 604605   +62 813-4674-7744
PikPng.com email png 581646   kanwilpapua@kemenkum.go.id
PikPng.com email png 581646   humaswilpapua@gmail.com

Copyright © Pusat Data dan Teknologi Informasi
Kemenkumham RI