
Jayapura, 30 Desember 2025
HUMAS PAPUA INFO-Suasana penuh kehangatan dan sukacita menghiasi Yayasan Tuna Netra Humania Polimak II yang berlokasi di Jalan Polimak Komplek Perumahan Aparatur Jayapura, saat Jajaran Kementerian Hukum (Kemenkum) Kanwil Ditjen Imigrasi Provinsi Papua melakukan kunjungan khusus pada hari ini (30/12) di Penghujung Tahun 2025.
Dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Papua, Anthonius M. Ayorbaba, kunjungan anjangsana ini tidak hanya sekadar membagikan paket bingkisan Natal berisi sembako, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah dalam memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan khususnya penyandang disabilitas visual. Senyum manis terpampang di wajah setiap penghuni yayasan yang akrab disapa sebagai Pace, Mace, Om, dan Tanta saat menerima bantuan yang telah disiapkan dengan cermat.
Steven Imbiri Tuna Netra selaku Ketua Yayasan Humania menyambut kedatangan dengan rasa syukur yang mendalam. Ia mengungkapkan bahwa di tengah kondisi ekonomi negara yang sedang menurun dan terasa berat bagi kalangan berpenghasilan rendah, yayasan tetap bisa eksis berkat campur tangan Tuhan. Menurutnya, kunjungan dari Kemenkum Papua sudah dilakukan secara berturut-turut setiap tahun dan tidak bisa dihitung berapa kali, hal ini menjadi bukti bahwa Tuhan telah menaruh kami di hati Kakanwil beserta jajarannya. "
Victor Lucky Maturbongs yang menjabat sebagai Ketua Panitia Natal Oikumene sekaligus Kabag Tata Usaha dan Umum menyampaikan bahwa apa yang dibawa dan diberikan bukanlah hal yang banyak, namun niat tulus untuk berbagi kasih kepada seluruh penghuni yayasan menjadi bukti bahwa pihak Kemenkum selalu ada bersama mereka dalam setiap kondisi.
Kakanwil Anthonius M. Ayorbaba menyampaikan kesan mendalam setelah bertemu langsung dengan para penghuni yayasan. Ia menyatakan bahwa sangat menarik melihat bagaimana di tengah pergumulan hidup dan tantangan yang dihadapi, keberadaan Tuhan selalu terasa nyata dan luar biasa dalam menolong dengan caranya sendiri. Menurutnya, meskipun secara fisik tidak bisa melihat, Ketua Yayasan Steven Imbiri mampu menyampaikan kondisi ekonomi negara dengan sangat jelas dan peduli. Bahkan ia juga menyaksikan pemain keyboard di yayasan yang bermain dengan luar biasa, padahal mereka yang diberi karunia pandangan jelas belum tentu bisa melakukan hal yang sama. Ia menegaskan bahwa keadilan dan kebaikan Tuhan yang diberikan kepada setiap orang harus selalu disyukuri. Kakanwil juga memberikan pesan semangat agar seluruh penghuni yayasan tetap berdoa dan bersyukur setiap hari, karena di setiap hari baru selalu ada kemurahan Tuhan yang akan menolong mereka, baik melalui usaha yang dilakukan seperti menjual keset atau sapu, maupun melalui pertemuan dengan orang-orang baik yang akan memberikan bantuan sehingga semua bisa hidup dalam keseimbangan sesuai dengan ukuran yang diberikan Allah.
Pendeta Andre Kakiai, Wakil Sekretaris Sinode GKI Tanah Papua, dalam renungan singkatnya menjelaskan bahwa pertemuan kali ini terjadi karena kasih yang tulus. Ia menyampaikan bahwa ada tiga jenis kasih dalam Alkitab, yaitu storge yang dilakukan karena kepentingan, filia yang dilakukan karena hubungan tertentu, dan agape yang merupakan kasih murni yang dilakukan hanya karena memang peduli dan mengasihi tanpa mengharapkan balasan apapun. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Kakanwil beserta seluruh panitia adalah bentuk kasih agape yang telah dititipkan Tuhan kepada mereka. (*)
LAPORAN TIM HUMAS KANWIL KEMENKUM PAPUA


WEB : www.papua.kemenkum.go.id
Twitter : @kanwilpapua
IG. : humaskemenkumpapua
FB : Humas Kemenkum RI
#KementerianHukumRI
#LayananHukumMakinMudah
#LangkahKitaMasaDepanIndonesia
#BersamaKitaLindungiKaryaAnakBangsa
#KemenkumPapua
#LayananHukumMakinMudah
#Setahunberkinerja
#Bergerakberdampak
#TheoAyorbaba
