Jayapura, 22 Januari 2026
HUMAS PAPUA INFO - Acara Coffee Morning bersama Kakanwil Kementerian Hukum (Kemenkum) Papua, Anthonius M. Ayorbaba, yang digelar dengan semangat membara telah menghadirkan berbagai langkah konkret untuk memperkuat pelayanan hukum dan pembangunan di Tanah Papua. Dengan semangat "WUJUDKAN PASTI TIFA", seluruh peserta berkumpul untuk menyatukan langkah dan fokus dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan penting yang menjadi prioritas tahun 2026.
Rapat bersama ini berlangsung di Aula Utama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua dan dihadiri oleh jajaran utama termasuk Pimti Pratama Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Slamet Iman Santoso, Kabag Tata Usaha & Umum Victor Lucky Maturbongs, Kabid Layanan AHU Mohammad Ilham, Ketua Pokja JFT Ahli Muda, JFU, serta peserta magang yang penuh semangat untuk belajar dan berkontribusi.
Dalam acara yang penuh semangat kolaborasi ini, Kakanwil Ayorbaba langsung menyoroti target utama hari ini yaitu menyelesaikan empat kabupaten yang masih memiliki proses administrasi yang belum tuntas. Selain itu, tim Perancang PerUndang-Undangan juga tengah menunggu laporan terkait tiga daerah strategis yakni Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, dan Dogiai yang belum dapat disampaikan secara lengkap. Dengan semangat kerja sama yang tinggi, Kakanwil berharap komunikasi yang efektif dapat mendorong pemberian Surat Keputusan salinan bupati sehingga seluruh proses dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
Kakanwil Papua Ayorbaba menegaskan bahwa kesibukan hari ini semakin padat dengan adanya Rakernis online yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) pada pagi hari ini (22/1) pukul 09.30 WIB. Walaupun jadwalnya bersinggungan dengan rencana kunjungan tim KI ke Stie Otow Geisler, namun hal ini bukan menjadi masalah karena Pak Kadiv Pelayanan Hukum telah siap mengatur agar seluruh rekan dari Divisi P3H tetap dapat mengikuti Rakernis yang menjadi kewajiban tersebut – terutama karena kegiatan ini sangat terkait dengan kebijakan penting serta kerja sama dengan pihak terkait seperti Tudi BPHN dan Perancang Peraturan Perundang-Undangan.
Tak hanya itu, sore hari pukul 16.00 WIB akan diadakan perayaan Natal Persatuan Oikumene yang diikuti oleh empat menteri besar yaitu Kementerian Koordinator, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kementerian Hukum. Meskipun acara ini dapat diikuti dari rumah masing-masing, namun menjadi kewajiban bagi seluruh anggota Persekutuan Oikumene dari keempat jabatan tersebut. Kanwil Kemenkum Papua juga dengan bangga memutuskan untuk berpartisipasi aktif dengan mengirimkan bantuan untuk mendukung perayaan Natal nasional, sesuai dengan permintaan yang diberikan untuk seluruh Kanwil dan Satuan Kerja Unit Pelaksana Teknis di masing-masing kementerian. "Seluruh pihak juga sedang menunggu petunjuk lebih lanjut mengenai Arah Persekutuan Oikumene apakah kedepannya akan dikelola di masing-masing konten atau tetap memuat seperti sekarang," ungkap Ayorbaba.
Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola dan capaian kerja tahun 2026, Kakanwil bersama jajaran juga telah menginisiasi langkah besar dengan menyelenggarakan sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana baru yang akan digelar pada hari Selasa mendatang. Kerjasama yang erat dengan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua telah membawa hasil gemilang karena berhasil mengundang Wakil Menteri Hukum RI serta Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan untuk menjadi narasumber utama dalam acara tersebut. Sekitar enam belas modul materi yang telah disusun oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam proses penyusunan undang-undang tersebut telah didistribusikan secara luas agar dapat dipelajari dengan seksama, khususnya untuk mengidentifikasi tantangan yang mungkin muncul dalam implementasinya di wilayah Papua, tegas Anthonius Ayorbaba. Ia mengajak seluruh ASN Kanwil untuk aktif bertanya dan berinteraksi langsung dengan narasumber seperti Wakil Menteri, pihak Badan Pembinaan Hukum Nasional, atau pihak terkait lainnya agar pemahaman mengenai hukum baru ini dapat semakin mendalam. Pelatihan lanjutan terkait implementasi KUHP juga telah mendapatkan surat resmi dan akan menjadi wajib bagi seluruh JFT Perancang serta Analis Hukum untuk mengikuti agar manfaat dari kebijakan baru ini dapat menjangkau setiap lapisan masyarakat di Papua.
Semangat kebersamaan dan tekad untuk membawa perubahan positif bagi Papua terasa sangat kental dalam setiap pembicaraan yang terjadi selama acara Coffee Morning ini, menunjukkan bahwa seluruh Jajaran Kanwil Papua siap bergerak bersama untuk mewujudkan harapan dan tujuan bersama demi kemajuan daerah yang kita cintai ini. (***)
LAPORAN TIM HUMAS KANWIL KEMENKUM PAPUA
Twitter: @kanwilpapua
IG: humaskemenkumpapua
FB: Humas Kemenkum RI