JAYAPURA - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Papua Anthonius Mathius Ayorbaba, mengikuti Pembukaan Pelatihan Profesional Public Speaking Angkatan II Tahun Anggaran 2025 secara virtual di ruang Kerja pada Senin (25/8).
Pelatihan Profesional Public Speaking tersebut dilaksanakan Badiklat Hukum Sulawesi Utara yang diikuti oleh 40 orang peserta dari 10 Kantor Wilayah, dan 4 Peserta diantaranya berasal dari Kanwil Kemenkum Papua.
Kepala Pusat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum (BPSDM Hukum), Gusti Ayu Putu Suwardani yang dalam hal ini di wakili oleh Sekretaris BPSDM Hukum Jusman,S.E.,M.H dalam sambutannya, menekankan pentingnya pelatihan bagi ASN dalam menjamin terwujudnya pelayanan publik yang profesional dan berkualitas.
"Tugas ASN yang meliputi pelaksanaan kebijakan publik, pemberian pelayanan publik, dan pemersatu bangsa, tidak terlepas dari keterkaitannya dengan publik. Oleh karena itu, setiap ASN memerlukan kompetensi yang baik dalam membangun komunikasi publik," ujarnya.
Jusman menjelaskan bahwa public speaking adalah kemampuan berbicara di depan umum, menyampaikan pesan dengan jelas, mudah dipahami, dan mencapai tujuan yang diinginkan. Ini merupakan soft skill yang berkaitan erat dengan kecerdasan berkomunikasi, hubungan sosial, dan kemampuan beradaptasi dalam berbagai situasi dan kondisi untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi.
Meskipun penting, ia mengakui bahwa tidak semua ASN memiliki kemampuan komunikasi yang baik, seringkali kurang percaya diri, dan belum menyadari bahwa komunikasi adalah kunci. Padahal, kompetensi berbicara di depan publik kini menjadi keterampilan yang tak bisa ditawar dalam dunia kerja profesional, khususnya dalam konteks pelayanan publik, komunikasi hukum, serta penyampaian informasi kebijakan kepada masyarakat. Pesan yang disampaikan haruslah jelas, efektif, dan beretika.
"Aparatur Sipil Negara (ASN) memerlukan kompetensi Public Speaking untuk dapat berkomunikasi dengan baik kepada masyarakat. Dengan begitu, pesan-pesan dapat disampaikan secara utuh dan diterima dengan baik oleh penerima layanan publik," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenkum Papua Anthonius M Ayorbaba menyampaikan harapannya agar para peserta dari Kanwil Kemenkum Papua dapat mengikuti dengan baik dan dapat kembali menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini kepada masyarakat. (HUMAS KEMENKUM PAPUA)