Jayapura – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua, Anthonius M. Ayorbaba menghadiri kegiatan Pelantikan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Papua serta pengukuhan Ketua Dekranasda Kab./Kota se-Provinsi Papua masa bakti tahun 2025–2030 oleh Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri.
Kegiatan pelantikan tersebut diselenggarakan di Aula Lukmen, Gedung Negara Papua, pada Jumat (10/04/26), dalam suasana yang khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam momentum tersebut, Kakanwil Anthonius M. Ayorbaba juga turut dilantik sebagai anggota pengurus Dekranasda Provinsi Papua dengan posisi strategis sebagai Ketua Bidang Standarisasi, Inovasi, dan Daya Saing. Peran ini dinilai penting dalam memastikan produk kerajinan Papua memiliki kualitas yang terstandar serta mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
Dalam berbagai hal, Gubernur Papua menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan strategi momentum untuk mendukung visi besar pembangunan daerah, yaitu “Papua Cerdas, Papua Sejahtera, dan Papua Harmoni.” Visi ini diarahkan untuk mewujudkan masyarakat Papua yang maju, inklusif, dan berkeadilan melalui penguatan berbagai sektor, termasuk ekonomi kreatif.
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa tujuan utama penguatan Dekranasda adalah untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk kerajinan lokal, memperluas akses pemasaran hingga ke tingkat nasional dan internasional, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru yang tetap diperlukan pada budaya dan kearifan lokal Papua. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para perajin secara berkelanjutan.
Kakanwil menyampaikan penghargaan dan rasa hormat atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi bagian dari pengurus Dekranasda Provinsi Papua. Ia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam mendorong peningkatan kualitas, perlindungan hukum, serta pengembangan inovasi di sektor kerajinan daerah.
Ia juga menyerukan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dan pelaku UMKM dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berdaya saing. Menurutnya, melalui penguatan aspek standarisasi, inovasi, serta perlindungan kekayaan intelektual, produk kerajinan Papua dapat memiliki identitas yang kuat dan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. (HUMAS KEMENKUM PAPUA)


#KementerianHukum
#KemenkumPapua
#Kanwilkemenkumpapua
#Layananhukummakinmudah
#KanwilpapuamenujuWBBM
