Jayapura – Persiapan terus dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kekayaan Intelektual (KI) Sedunia. Salah satu langkah yang diambil adalah mengadakan pertemuan bersama para pelaku Entertainment Papua guna memaangkan konsep hiburan dalam pelaksanaan Festival Sagu Papua 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Humboldt Kanwil Kemenkum Papua, Kamis (16/4).
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Slamet Iman Santoso, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Pelaksana. Turut hadir sejumlah pelaku industri hiburan Papua, mulai dari penyanyi, musisi, grup musik hingga fotografer yang siap berkolaborasi memeriahkan festival tersebut.
Dalam arahannya, Kakanwil Anthonius Mathius Ayorbaba menjelaskan bahwa Festival Sagu merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan HUT KI Sedunia. Program ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat serta mendukung visi misi Gubernur dan wakil gubernur dalam pembangunan daerah di Provinsi Papua.
Menurutnya, Festival Sagu akan dilaksanakan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir sebagai upaya identifikasi sekaligus mengembangkan potensi Indikasi Geografis di Papua, termasuk di daerah otonom baru. Hal ini dinilai penting untuk mendorong penelitian serta pengembangan komoditas lokal oleh pemerintah daerah guna meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat.
“Kementerian Hukum akan mendukung melalui penyusunan peraturan terkait sagu di masing-masing daerah, sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Ayorbaba.
Selain Festival Sagu, rangkaian kegiatan HUT KI Sedunia juga akan diramaikan dengan talkshow serta kegiatan olahraga bertajuk KI Run yang direncanakan berlangsung secara bersamaan yang akan di laksanakan mulai tanggal 24 - 26 April 2026. Kanwil Kemenkum Papua juga akan menghadirkan layanan berbasis integritas dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
Lebih lanjut Kakanwil menegaskan bahwa konsep kegiatan KI tahun ini mengusung tema “Sagu adalah seumur hidup, sagu adalah peradaban Papua.” Tema ini mencerminkan pentingnya sagu sebagai identitas budaya sekaligus kekuatan ekonomi masyarakat Papua. Melalui festival ini, diharapkan dapat mendorong perlindungan Indikasi Geografis serta lahirnya regulasi daerah yang melindungi komoditas sagu.
Tak hanya itu, festival ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM asli Papua. Oleh karena itu, Festival Sagu diprioritaskan sebagai ruang bagi masyarakat Papua untuk menampilkan potensi dan kearifan lokalnya.
Di akhir arahannya, Kakanwil mengajak seluruh Entertainment Papua untuk berkolaborasi dalam menyukseskan Festival Sagu 2026. Ia menekankan pentingnya peran para pelaku hiburan dalam melakukan glorifikasi konten dan publikasi guna mengajak masyarakat Papua untuk ikut serta meramaikan acara puncak nanti.



==============
Transformasi Budaya Kerja
Hemat Energi
==============
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Papua
#NyamanBersama
#KitaMulaiCaraBaru
#KemenkumPapua #KementerianHukum #LayananHukumMakinMudah
