Jayapura– Dua event besar dalam rangka menyongsong Hari Kekayaan Intelektual Sedunia, yakni Festival Sagu dan Kekayaan Intelektual (KI) Run 2026 yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenkum Papua bersama Pemerintah Daerah Provinsi Papua, sukses digelar dengan antusiasme masyarakat yang tinggi selama hampir tiga hari pelaksanaan.
Kesuksesan tersebut menjadi perhatian khusus Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, yang mengadakan rapat evaluasi guna mengapresiasi sekaligus meninjau kinerja panitia. Rapat ini melibatkan seluruh pejabat struktural dan pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkum Papua.
Kegiatan evaluasi berlangsung di Aula Humboldt pada Selasa (28/4) dan dipimpin langsung oleh Anthonius Mathius Ayorbaba, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Victor Lucky Maturbongs.
Rapat diawali oleh Kabag TUM Victor Lucky Maturbongs yang memberikan kesempatan kepada seluruh panitia untuk menyampaikan masukan dan saran terkait pelaksanaan rangkaian kegiatan yang telah berlangsung. Berbagai aspek turut dibahas secara menyeluruh, mulai dari kesiapan keamanan, konsumsi, kesehatan, perlengkapan, hingga hal teknis lainnya.
Dalam arahannya, Kakanwil Anthonius Mathius Ayorbaba menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Festival Sagu dan KI Run 2026.
Ia juga menegaskan bahwa inisiatif Festival Sagu di Papua merupakan bagian penting dari implementasi misi Presiden dan Wakil Presiden, khususnya pada poin 3, 5, 6, dan 8, serta selaras dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur pada poin ke-4. Melalui kegiatan ini, implementasi misi tersebut diwujudkan dalam bentuk nyata seperti pengembangan potensi lokal, pemberdayaan UMKM, serta penguatan identitas budaya Papua.
Lebih lanjut, Kakanwil memaparkan sejumlah target yang ingin dicapai, baik oleh Kanwil Kemenkum Papua, pemerintah daerah, layanan berbasis integritas, sektor perbankan, hingga aktivitas utama dalam Festival Sagu. Ia juga menyoroti perubahan mendasar di sektor pertanian pasca Daerah Otonomi Baru (DOB), termasuk potensi produksi dan ketahanan pangan berbasis sagu di Papua serta berbagai tantangan yang masih dihadapi.
Mengakhiri Arahnya, Anthonius Mathius Ayorbaba mengajak seluruh pegawai untuk terus bekerja dan belajar dalam membentuk karakter kepemimpinan masa depan Papua yang lebih baik.
“Mari kita bekerja untuk membuat warisan. Sekalipun kita tidak menikmatinya, tetapi anak cucu kita di masa mendatang dapat merasakan hasil dari apa yang kita kerjakan hari ini untuk membantu masyarakat Papua,” ujarnya sambil menyemangati seluruh jajaran.
==============
Transformasi Budaya Kerja
Hemat Energi
==============
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Papua
#NyamanBersama
#KitaMulaiCaraBaru
#KemenkumPapua #KementerianHukum #LayananHukumMakinMudah
