Jayapura– Kegiatan Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua memasuki hari kedua dengan agenda talkshow bertema “Membangun Papua dari Akar; Peran Hukum, Sosial & Potensi Lokal dari Dunia untuk Alam Indonesia”. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua pada Sabtu (25/4/2026).
Talkshow tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari lintas sektor dan dimoderatori oleh Kristianus Payong Kuma, ASN Kanwil Kemenkum Papua. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi strategis dalam mengangkat potensi sagu sebagai kekayaan lokal Papua yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Ketua Komite Percepatan Pembangunan Papua, Velix Vernando Wanggai, S.IP., M.P.A., Ph.D., dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Festival Sagu memberikan manfaat besar bagi masyarakat Papua. Ia menegaskan bahwa sagu merupakan bagian dari program pangan nasional yang perlu terus dikembangkan guna mendukung kesejahteraan masyarakat Papua.
Sementara itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Papua, Adam Arisoi, SE., menyoroti pentingnya sinergi lintas instansi dan kementerian dalam mendukung keberlanjutan sagu di Papua. Ia menyampaikan perlunya pembentukan regulasi berupa peraturan daerah (Perda) yang dapat melindungi hutan sagu sebagai aset penting daerah.
Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional IV Papua–Maluku, John Herman Mampioper, GDip DevPrac, M.Eng., yang juga merupakan peneliti sagu, menjelaskan pentingnya riset berkelanjutan terkait sagu di Papua. Menurutnya, upaya penelitian harus diiringi dengan program penanaman serta perlindungan hutan sagu guna menjaga keberlangsungan sumber daya tersebut.
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, SH., M.Si., menekankan pentingnya pendaftaran indikasi geografis bagi produk-produk unggulan di Papua, termasuk sagu. Hal ini dinilai dapat memberikan perlindungan hukum sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, sehingga mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui talkshow ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam mengembangkan serta melindungi potensi sagu sebagai salah satu kekayaan intelektual komunal Papua yang berkelanjutan.
=============================
Transformasi Budaya Kerja
Hemat Energi
=============================
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Papua
#NyamanBersama
#KitaMulaiCaraBaru
#KemenkumPapua #KementerianHukum #LayananHukumMakinMudah
