Jayapura – Acara puncak Festival Sagu yang digelar oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua di halaman Kantor Gubernur Papua, Minggu (26/4), resmi ditutup dengan penuh antusiasme masyarakat.
Dalam rangkaian acara penutupan tersebut, Kanwil Kemenkum Papua menyerahkan enam sertifikat Kekayaan Intelektual sebagai bentuk apresiasi dan perlindungan terhadap karya anak bangsa, khususnya dari Papua yang diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Papua yang dalam hal ini di wakili oleh PJ Sekda Papua Lukas Christian Sohilait bersama Forkopimda serta di dampingi Kakanwil Kemenkum Papua Anthonius Mathius Ayorbaba.
Adapun sertifikat yang diserahkan meliputi dua sertifikat merek kepada pelaku UMKM binaan Universitas Cenderawasih, yakni Kurniawan Patma dengan produk Pangsit Ayam dan Pangsit Ubi Jalar, serta Kelompok The Cilwa dengan produk Cilok. Selain itu, dua sertifikat hak cipta lagu juga diberikan kepada Anthonius Mathius Ayorbaba dan Derek Frederick Wamea atas karya lagu “Cinta Sagu, Cinta Papua” dan “Sa Sayang Papua”. Sementara itu, Jakson Donald Lesilolo turut menerima pengakuan atas karya lagu “Juara” dan “Beautiful”.
Tidak hanya itu, dua sertifikat juga diberikan untuk karya tulis ilmiah, yakni “Analisis Modal Sosial Dalam Kemenangan Mathius D. Fakhiri – Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen pada Pilkada Provinsi Papua Tahun 2024–2029” serta “Analisis Pola Komunikasi Interpersonal Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Papua” yang ditulis oleh Daniel Try Stovel Sihite.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat ini merupakan bagian penting dari komitmen pemerintah dalam mendukung serta melindungi karya intelektual masyarakat.
“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan hukum terhadap karya-karya anak bangsa, khususnya dari Papua. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual,” ujarnya.
Dengan berakhirnya Festival Sagu ini, diharapkan potensi lokal Papua, khususnya sagu sebagai warisan budaya dan sumber ekonomi, semakin dikenal luas sekaligus memberikan nilai bagi masyarakat melalui perlindungan Kekayaan Intelektual.
==============
Transformasi Budaya Kerja
Hemat Energi
==============
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Papua
#NyamanBersama
#KitaMulaiCaraBaru
#KemenkumPapua #KementerianHukum #LayananHukumMakinMudah
