
Jayapura – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, turut menghadiri kegiatan "Explore Dusun Sagu" yang diselenggarakan di Kampung Skouw Yambe, Kota Jayapura, Jumat (19/6/2026). Kegiatan ini merupakan rangkaian pembuka Festival Colo Sagu yang digelar oleh Polresta Jayapura Kota dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026 mendatang.
Kegiatan Explore Dusun Sagu dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Jayapura, termasuk Kapolresta Jayapura Kota serta Kakanwil Kemenkum Papua. Berbagai agenda dilaksanakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari penanaman pohon sagu, penebangan pohon sagu, proses menokok dan memeras sagu, hingga demonstrasi memasak berbahan dasar sagu yang dipandu oleh salah satu chef ternama Papua.
Dalam sambutannya, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus WA Maclarimboen menyampaikan bahwa Festival Colo Sagu merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian budaya dan ketahanan pangan lokal Papua. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai upaya mengangkat sagu sebagai komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat Papua.
Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengapresiasi gagasan yang diinisiasi oleh Kapolresta Jayapura Kota tersebut. Ia menilai kegiatan Explore Dusun Sagu sangat positif karena dapat mendorong masyarakat untuk menjaga, melestarikan, dan mengelola hutan sagu secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat adat dan generasi mendatang.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon sagu secara simbolis oleh Wali Kota Jayapura, Kapolresta Jayapura Kota, unsur Forkopimda, serta Kakanwil Kemenkum Papua sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan hutan sagu sebagai sumber kehidupan masyarakat Papua.
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenkum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Festival Colo Sagu dan berbagai upaya pelestarian sagu yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jayapura bersama Polresta Jayapura Kota. Menurutnya, sagu bukan hanya sumber pangan lokal, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat Papua yang perlu mendapatkan perlindungan hukum.
“Kami mendukung penuh gagasan yang telah diinisiasi oleh Kapolresta Jayapura Kota. Sagu merupakan kekayaan lokal yang memiliki nilai budaya, ekonomi, dan sosial yang sangat tinggi. Untuk itu, kami mendorong Pemerintah Kota Jayapura agar dapat mengupayakan sertifikasi Indikasi Geografis terhadap sagu dan kawasan hutan sagu yang dikelola masyarakat sehingga memiliki perlindungan hukum yang kuat serta mampu meningkatkan daya saing produk sagu hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Anthonius.
Kehadiran Kakanwil Kemenkum Papua dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya sinergi antara Kementerian Hukum dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual komunal, khususnya melalui skema Indikasi Geografis bagi produk-produk unggulan Papua.
Melalui kegiatan Explore Dusun Sagu ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan sagu semakin meningkat serta mampu menjadikan sagu sebagai komoditas unggulan yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua secara berkelanjutan.


=============================
Transformasi Budaya Kerja
Hemat Energi
=============================
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Papua
#NyamanBersama
#KitaMulaiCaraBaru
#KemenkumPapua#KementerianHukum #LayananHukumMakinMudah
