
Jakarta – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam rangka mendorong pembangunan berbasis potensi lokal, khususnya pengembangan ekosistem sagu di Tanah Papua. Langkah ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan administrasi hukum serta perlindungan kekayaan intelektual di daerah.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, menekankan pentingnya keselarasan antara program daerah dan kebijakan nasional. Ia menggerakkan seluruh jajaran agar memastikan setiap program strategis dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pertemuan bersama Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Tanah Papua di ruang kerja pada Kamis (2/4/2026), Ayorbaba menjelaskan pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Menurutnya, perlindungan tersebut mencakup ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, sumber daya genetik, serta indikasi geografis yang dimiliki masyarakat Papua agar dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung.
Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Tanah Papua, Velix Vernando Wanggai, menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia yang akan digelar di Kota Jayapura. Kegiatan tersebut direncanakan mengusung konsep penguatan pangan lokal dengan mengangkat tema sagu, yakni “Sagu Adalah Hidupku, Sagu Menjamin Peradaban Papua.”
Ia menambahkan bahwa berkumpul bersama anggota komite eksekutif akan ikut hadir dalam festival tersebut, sekaligus berkolaborasi dalam menyusun ekosistem pengembangan dan hilirisasi sagu. Upaya ini diharapkan mampu menjadikan sagu sebagai produk unggulan daerah di berbagai kabupaten yang memiliki potensi besar di Tanah Papua.
Lebih lanjut, hasil diskusi yang dilakukan dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong terobosan pembangunan Papua. Pengembangan ekosistem sagu tidak hanya berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi solusi dalam menjawab tantangan kemiskinan melalui pendekatan yang terencana, sistematis, dan berkelanjutan.
Dukungan dari pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam, khususnya melalui skema indikasi geografis. Momentum peringatan Hari Kekayaan Intelektual ini diharapkan menjadi proyek awal (pilot project) untuk merancang program lanjutan dalam membangun ekosistem sagu yang kuat dan berdaya saing, sekaligus mendukung visi pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
==============
Transformasi Budaya Kerja
Hemat Energi
==============
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Papua
#NyamanBersama
#KitaMulaiCaraBaru
#KemenkumPapua #KementerianHukum # pelayananHukumMakinMudah
