Jayapura, Senin, 12 Januari 2026
HUMAS PAPUA INFO– Acara Apel bersama awal tahun 2026 Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenko) RI yang digelar secara virtual melalui Zoom menghubungkan ribuan Aparatur dari seluruh Indonesia, mulai dari Graha Pengayoman Pusat di Jakarta hingga Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkum RI Provinsi Papua di Jayapura. Perwakilan dari Kanwil Ditjen Imigrasi dan Kantor Wilayah Kementerian HAM Papua Barat juga turut serta dalam acara yang dimulai pukul 10.00 WIT.
Di Aula Utama Kanwil Kemenkum Papua, Jalan Raya Abepura Nomor 37 Kota Raja, Kepala Kanwil Anthonius M. Ayorbaba didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Slamet Iman Santoso, Kabag Tata Usaha dan Umum, Victor Lucky Maturbongs, Kabid Layanan AHU Mohamad Ilham, JFT Ahli Madya bersama seluruh jajaran mengikuti arahan langsung dari Kemenko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan. Acara yang menjadi tradisi penting ini bukan sekadar rutinitas, melainkan tonggak bagi transformasi Kemenko RI dalam menghadapi tantangan di tahun 2026.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran Kemenkum RI selama 2025. Menteri Yuzril mengungkapkan pencapaian signifikan yang telah dicapai Tahun 2025, harus ditingkatkan di Tahun 2026
"Tahun 2025 telah membuktikan bahwa kita bukan hanya institusi yang menjalankan tugas sesuai aturan, melainkan garda terdepan yang siap membangun negara yang lebih adil dan makmur," ucapnya dengan penuh kebanggaan.(12/1)
Kemenko Yusril Ihza Mahendra juga menguraikan visi Kemenko RI untuk 2026 sebagai tahun transformasi menuju institusi hukum yang lebih modern, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Kemenko Yuzril menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas diri, memperkuat hubungan antar sesama, serta berinovasi secara berkelanjutan.
Menghadapi tantangan yang semakin kompleks seperti kejahatan siber, perdagangan orang, dan masalah hukum terkait teknologi serta ekonomi digital, Kemenko Yusril menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor adalah keharusan mutlak.
"Kita harus menjadi bagian dari jaringan kerja sama luas dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepolisian Republik Indonesia, serta lembaga terkait lainnya. Tanpa sinergi yang baik, kita akan tersesat seperti kapal tanpa kompas," jelasnya.
Selain itu, Yuzril mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental aparatur serta keluarga, terutama menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana alam. Setiap kantor wilayah diimbau memiliki sistem pemantauan cuaca dan rencana tanggap darurat yang jelas, serta melakukan latihan secara berkala.
Di era informasi yang menyebar cepat, Kemenko Yusril juga mengingatkan agar aparatur tidak mudah terprovokasi dan selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum mengambil sikap. "Kita adalah wajah negara di mata masyarakat, jadi setiap tindakan kita harus menjadi contoh yang baik," tegasnya.
Kemenko Yuzril juga menegaskan bahwa integritas adalah prinsip hidup yang harus diwujudkan dalam setiap keputusan dan tindakan. "Kepercayaan publik adalah harta paling berharga yang tidak bisa dibeli dengan uang, hanya bisa diraih melalui perilaku jujur dan profesional," jelasnya.
Sebagai penutup, Kemenko Yusril mengajak seluruh jajaran memasuki tahun 2026 dengan semangat yang lebih membara, kerja sama yang lebih erat, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Setelah apel selesai, Kepala Kanwil Kemenkum Papua Anthonius M. Ayorbaba memberikan arahan khusus kepada jajarannya. Menurutnya, pesan dari Kemenko Yusril harus diimplementasikan dalam setiap aktivitas kerja, terutama dalam meningkatkan akses layanan hukum bagi masyarakat di daerah terpencil Papua melalui program "Hukum untuk Semua".
Seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Papua menyatakan komitmen untuk mengimplementasikan setiap arahan dan memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan negara serta kesejahteraan rakyat. (***)