
Jayapura– Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua ikut ambil bagian dalam pelaksanaan Festival Colo Sagu 2026 di Lapangan Parkir Kantor DPR Papua, Kota Jayapura, Minggu (21/06/2026). dengan menghadirkan berbagai layanan hukum bagi masyarakat. Kehadiran Kanwil Kemenkum Papua dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pengembangan potensi lokal Papua melalui perlindungan hukum.
Selama pelaksanaan Festival Colo Sagu 2026, Kanwil Kemenkum Papua membuka stan layanan yang memberikan pelayanan di bidang Kekayaan Intelektual (KI) dan Administrasi Hukum Umum (AHU). Layanan ini mendapat perhatian dari masyarakat, pelaku usaha, komunitas kreatif, serta peserta festival yang ingin memperoleh informasi dan konsultasi terkait perlindungan hukum atas karya dan usaha yang dimiliki.
Pada layanan Kekayaan Intelektual, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan terhadap merek, hak cipta, desain industri, dan berbagai bentuk kekayaan intelektual lainnya. Melalui layanan ini, masyarakat terdorong untuk mendaftarkan hasil karya dan produk unggulan daerah agar memiliki perlindungan hukum yang kuat serta meningkatkan nilai ekonomi produk yang dihasilkan.
Selain itu, Kanwil Kemenkum Papua juga menghadirkan layanan Administrasi Hukum Umum (AHU) yang meliputi pemberian dan konsultasi terkait layanan informasi badan hukum, perseroan perorangan, notariat, fidusia, dan berbagai layanan administrasi hukum lainnya yang dapat diakses oleh masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba, menyampaikan bahwa keikutsertaan Kanwil Kemenkum Papua dalam Festival Colo Sagu 2026 merupakan upaya untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, khususnya sagu sebagai salah satu identitas dan kekayaan budaya Papua.
Menurutnya, Perlindungan Kekayaan Intelektual terhadap produk-produk berbasis sagu dan hasil kreativitas masyarakat sangat penting untuk meningkatkan daya saing serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Festival Colo Sagu tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan hukum terhadap karya dan produk lokal. Kanwil Kemenkum Papua hadir untuk memberikan pelayanan dan pendampingan agar masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan hukum yang tersedia,” ujar Ayorbaba.
Melalui kehadiran layanan Kekayaan Intelektual dan Administrasi Hukum Umum pada Festival Colo Sagu 2026, Kanwil Kemenkum Papua berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perlindungan hukum dalam mendukung pengembangan usaha, pelestarian budaya, serta peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Papua.




==============
Transformasi Budaya Kerja
Hemat Energi
==============
©2026
Tim Komunikasi Publik dan TI
Kanwil Kemenkum Papua
#NyamanBersama
#KitaMulaiCaraBaru
#KemenkumPapua
#KementerianHukum
#Pastitifa #LayananHukumMakinMudah
